Home FILM Bisakah Kita Menghapus Kenangan Seperti Membuang Barang Ke Tempat Sampah?

Bisakah Kita Menghapus Kenangan Seperti Membuang Barang Ke Tempat Sampah?

Film Happy Old Year [2019] - Tayang di Netflix

5
0
SHARE
Bisakah Kita Menghapus Kenangan Seperti Membuang Barang Ke Tempat Sampah?

Dalam hidup kita, sering sekali kita tetap menyimpan barang yang punya nilai sentimental namun sesungguhnya tak terlalu berguna bagi kita. Semakin lama barang-barang itu semakin menggunung. Bisa jadi mirip dengan gunungan kenangan yang tersimpan di otak kita. Jika kita tak bisa membuangnya, bisakah kita mengelolanya?

Maka dunia akhirnya memerlukan kehadiran Marie Kondo. Perempuan Jepang ini menciptakan sistem mengorganisir barang-barang layak pakai dan merelakan barang yang tak terlalu berguna. Marie hanya berurusan dengan barang, ia tak berurusan dengan emosi yang mengikat barang itu.

Pada awalnya Jean pun seperti itu. Saya, juga kalian, mungkin pernah ada di posisi Jean. Gagah berani ingin menguras habis barang-barang yang mengisi rumah agar terasa lapang namun perlahan kita tahu mungkin barang-barang itu juga ikut mengisi hati kita.

Kenangan seringkali jadi hantu-hantu masa lalu. Kita ingin menghapusnya namun tak kuasa melakukannya. Kita ingin membuangnya namun entah bagaimana caranya ia selalu bisa kembali kepada kita.

Jean tahu bahwa ia tak bisa membuang kenangan ke tempat sampah. Cara terbaik yang dilakukannya adalah mengembalikan kenangan itu ke pemiliknya. Tindakan ini tentu memicu sejumlah tindakan lainnya: sahabatnya ngamuk ketika ia hendak membuang CD yang dihadiahkan padanya, temannya yang lain tak berkenan menerima kembali alat musik yang dipinjaminya dan teman yang merepotkannya mencari foto dirinya berdua calon istrinya saat SMA.

Urusan kenangan ini memang luar biasa menguras energi. Ia bisa menarik kembali dirinya dalam sekejap, juga mampu bertahan selama mungkin di otak dan hati kita. Kita tak bisa membuatkan sistem yang efisien untuk mengelola kenangan.

Lantas apa yang kita lakukan?
Mungkin pada akhirnya yang bisa kita lakukan adalah belajar merelakan.

Video Terkait: